Progres menanjak diperlihatkan tim nasional (timnas) U-21. Kondisi tersebut tentu jadi bekal berharga sebelum meladeni Myanmar, nanti malam.
Laga kontra Myanmar, menjadi sangat penting bagi Andik Vermansyah dkk. Karena dalam ketiga di Turnamen Sultan Hassanal Bolkiah Trophy 2012, sekaligus pertaruhan posisi puncak Grup A.
Timnas sendiri, saat ini mantap diurutan pertama setelah mengantongi empat poin hasil satu kali kemangan dan sekali imbang. Adapun kemenangan pertama diukir usai menggebuk Laos, 2-0, Jum'at (24/2). Sementara itu hasil imbang diraih, saat ditahan timnas Singapura, 1-1, Minggu (26/2).
Laga ini jelas sebagai pertai perebutan peringkat pertama Grup A. Karena The White Angels, julukan timnas Myanmar, sendiri saat ini ada peringkat kedua dengan poin tiga. Raihan poin tersebut didapat, saat mempermalukan Filipina, 8-2.
Kondisi tersebut tentu menjadi perhatian juru taktik timnas muda Merah Putih, Widodo C Putro. Mantan pelatih Persela Lamongan ini sadar, jika Myanmar memiliki kelebihan kondisi fisik yang prima setalah memiliki waktu recovery lebih lama dari pada timnas U-21.
"Walau masih perlu banyak perbaikan disana sini, tapi tim ini sudah mengalami perkembangan yang lebih baik dibanding partai pertama. Ini tentu harus terus kami jaga," ungkap Widodo.
"Walau begitu kami juga harus paham, jika para pemain sudah terkuras tenaganya. Oleh karena itu, kami kan terus berusaha membuat para pemain terus bugar dengan berbagai pemulihan di tempat menginap," sambung mantan punggawa timnas Indonesia era 1990 tersebut.
Selain terus menjaga kondisi pemain, berbagai evaluasi akan terus dilakukan Widodo. Ada beberapa hal yang masih dilihat kurang oleh pelatih berusia 41 tahun tersebut. Kerja sama tim, penguasaan bola, sampai harus berani bermain satu dua sentuhan, adalah fokus utama dalam pembenahan.
"Di dua laga yang sudah dilalui, ada banyak peluang yang terbuang sia-sia. Dan kami akan coba evaluasi dan perbaiki kondisi tersebut," kata Widodo.
Mengenai kekuata Myanmar, pelatih yang membawa timnas Indonesia meraih medali emas SEA Games 1991 di Manila, Filipina, menilai calon lawannya nanti adalah tim yang kuat. Widodo pun menyatakan, jika The White Angels, adalah salah satu tim kandidat juara.
"Myanmar tim yang bagus diantara semua tim yang ikut turnamen ini. Mereka diperkuat lima pemain senior dan itu membuat tim mereka menjadi solit. Untuk komposisi pemain, kami akan lihat kondisi terakhir pemain nanti sore (kemarin)," tandas Widodo.
Sementara itu, jangkar timnas muda Merah Putih dilini belakang, Nurmufid Khoirut Fastabiqul, meminta terus adanya dukungan untuk timnas U-21. Baginya apa yang saat ini dirasakan timnas muda Merah Putih, tidak jauh dari dukungan dan doa seluruh masyarakat Indonesia baik yang ada di Brunei Darussalam ataupun Tanah Air.
"Semua elemen di tim baik pelatih dan manajemen, sangat berpengaruh untuk keberhasilan kami nanti. Selain itu, kami juga berharap terus ada dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia. Mohon terus berikan dukungan kepada kami. Dan kami akan berusaha berikan yang terbaik," tandas Fasta, sapaan akrab pemain Persebaya Surabaya tersebut. (decky irawan jasri)
Perkiraan Pemain Timnas U-21 :
1- Muhamad Ridwan; 2- Achmad Faris Ardiansyah, 3- Samsul Arifin, 4- Syaiful Indra Cahya, 6- Nurmufid Khoirut Fastabiqul; 8- Ridwan Awaludin, 13- Kurniawan, 11- Fadly Manna, 17- Yosua Pahabol, 10- Andik Vermansah (c), 14- Abdul Kamil


0 komentar:
Posting Komentar